You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Perbaikan Turap Phb Kelapa Puan Ditarget Rampung Juni
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Perbaikan Turap Penghubung Kelapa Puan Ditarget Rampung Juni

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, melakukan perbaikan turap saluran penghubung (Phb) Kelapa Puan, Jl Kelapa Puan Raya, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading. Ditargetkan perbaikan rampung Juni.

Sebagian besar kondisinya sudah miring dan melengkung

Kepala Satuan Pelaksana (Ka Satpel) SDA Kecamatan Kelapa Gading, Rukmana mengatakan, perbaikan turap ini meliputi dua sisi sepanjang 292 meter. Masing-masing sisi utara sepanjang 122 meter dan tiga titik di sisi selatan dengan panjang total 170 meter.

Turap Saluran Phb Jalan Jingga Selesai Diperbaiki

"Sebagian besar kondisinya sudah miring dan melengkung. Di beberapa bagian mengalami ambrol," katanya, Senin (30/4).

Dijelaskan Rukmana, pembangunan turap yang memiliki ketinggian sekitar tiga meter ini menggunakan material batu kali dengan pembesian di bagian atas, bawah dan vertikal setiap tiga meter.

Bagian bawah pondasi, dipasangi crucuk kayu dolken dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Lebar pondasi bawah bawah 70 sentimeter dan pondasi atas selebar 30 sentimeter.

"Setiap hari kita terjunkan 20-30 pekerja. Rampung diperkirakan awal atau pertengahan Juni," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12294 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1370 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1352 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1014 personBudhi Firmansyah Surapati